Koyak,

Koyak,

Sumbawa, 31/7/2023

 

Kau tahu betul, hati siapa yang kau bungkus daun pisang

Senja itu, seluruh tubuhmu dikerumuni semut rangrang

Namun, kau acuh dan tetap jongkok dibalik pohon mangga

 

Orang-orang mencarimu sambil berteriak, Yak, Ayo keluar!

Jangan jadi pengecut, keluar kau.

Kembalikan hati itu!

 

Senyap,

Bungkusan hangat di tanganmu mulai meneteskan cairan merah

Ya, merah. Semerah wajahmu menahan sengatan

Semerah matamu menahan amarah

Dan, semerah darahmu yang mereka rampas

 

Lalu? Apa?

Tak ada.

Amarah itu bukan lagi hakmu

Merah itu bukan lagi milikmu

 

Koyak,

Dirimu kini telah koyak

Hati, juga namamu.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *