{"id":1230,"date":"2024-01-31T05:03:34","date_gmt":"2024-01-31T05:03:34","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.uts.ac.id\/jul\/?p=1230"},"modified":"2025-05-21T04:20:45","modified_gmt":"2025-05-21T04:20:45","slug":"tutorial-laravel-1-pengertian-dan-cara-install-laravel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.uts.ac.id\/jul\/2024\/01\/31\/tutorial-laravel-1-pengertian-dan-cara-install-laravel\/","title":{"rendered":"Laravel #1 : Pengertian dan Cara Install Laravel"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"1230\" class=\"elementor elementor-1230\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-section-wrap\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-4b189963 elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"4b189963\" data-element_type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-row\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-5382c650\" data-id=\"5382c650\" data-element_type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-column-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-57587534 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"57587534\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-text-editor elementor-clearfix\">\n\t\t\t\t<p><!-- wp:heading --><\/p>\n<h2>Pengertian dan Cara Install Laravel<\/h2>\n<p><!-- \/wp:heading --><\/p>\n<p><!-- wp:heading {\"level\":3} --><\/p>\n<h3>Pengertian Laravel<\/h3>\n<p><!-- \/wp:heading --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Laravel adalah sebuah framework PHP yang sangat populer saat ini. sama seperti halnya\u00a0<a href=\"https:\/\/www.malasngoding.com\/category\/codeigniter\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">codeigniter<\/a>\u00a0jika teman-teman sudah pernah mendengar tentang codeigniter, laravel dan codeigniter sama-sama merupakan framework atau kerangka kerja PHP yang dibuat untuk mempermudah para developer atau programmer dalam membangun sistem\/aplikasi yang berukuran kecil, bahkan sampai sekala besar.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Sampai pada saat tutorial ini dibuat, pengembangan laravel sudah mencapai versi 5.7. jadi pada seri\u00a0<strong>tutorial lengkap laravel bahasa indonesia<\/strong>\u00a0ini kita akan menggunakan Laravel versi 5.7.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Tapi jangan khawatir, jika pada saat teman-teman membaca tutorial ini, jika versi laravel sudah lewat dari versi 5.7, teman-teman masih bisa mengikuti tutorial ini. karena perbedaan dari versi pengembangan laravel tidak akan jauh berbeda dari setiap versi rilis nya.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Laravel dibuat oleh\u00a0<a href=\"https:\/\/twitter.com\/taylorotwell\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Taylor Otwell<\/a>. dan saat ini laravel menjadi salah satu\u00a0<strong>framework PHP<\/strong>\u00a0yang paling banyak digunakan di dunia. karena kemudahan penggunaannya, banyaknya dukungan seperti misalnya dokumentasi yang baik dan dukungan library yang lengkap. sehingga bisa kita sebut jika \u201cLaravel seperti memanjakan penggunanya\u201d.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Laravel juga menggunakan metode MVC (Model, View, Controller). Apa itu MVC ?\u00a0 MVC merupakan suatu metode untuk memisahkan bagian-bagian web aplikasi.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Yang disebut dengan MODEL biasanya bagian yang berurusan dengan database. VIEW adalah bagian antarmuka atau bagian depan aplikasi, segala sesuatu yang diproses dalam sistem akan ditampilkan pada view, sedangkan CONTROLLER adalah bagian yang menangani atau mengenengahi antar model dan view, jadi controller lah yang berperan sebagai pengendali dari sebuah sistem.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Sama halnya dengan semua framework PHP.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Jika teman-teman masih bingung dan belum mengerti apa itu laravel, sebaiknya teman-teman lanjutkan saja membacanya, setelah masuk ke tutorial laravel selanjutnya saya yakin teman-teman pasti akan lebih mengerti tentang\u00a0<strong>pengertian laravel dan kegunaan laravel<\/strong>.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:heading {\"level\":3} --><\/p>\n<h3>Cara Install Laravel<\/h3>\n<p><!-- \/wp:heading --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Cara install laravel di windows ataup cara install laravel di mac \/ OS X, caranya sama saja. asalkan kita sudah menginstall composer. di tutorial sebelumnya di www.malasngoding.com sudah saya jelaskan juga cara install composer di sistem operasi windows, osx, unix\/linux.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Silahkan teman-teman baca tutorial cara install composer\u00a0<a href=\"https:\/\/www.malasngoding.com\/cara-install-composer\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">di sini<\/a>.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Pastikan teman-teman sudah menginstall xampp, baca tutorialnya\u00a0<a href=\"https:\/\/www.malasngoding.com\/belajar-php-instalasi-web-server-di-windows\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">di sini<\/a>\u00a0jika belum, dan pastikan teman-teman sudah menginstall composer dengan baik.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Oke langsung saja kita mulai cara install laravel, pertama buka\u00a0terminal\u00a0jika teman-teman menggunakan mac os. atau\u00a0command prompt\u00a0jika teman-teman menggunakan windows.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Setelah teman-teman membuka terminal atau command prompt di laptop teman-teman masing-masing, selanjutnya kita akan memulai instalasi laravel dengan mulai mendownload laravel menggunakan composer.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Kita masuk dulu ke direktori dimana letak project laravel nya ingin kita buat. dalam contoh ini kita akan membuat project laravel dalam folder\u00a0htdocs.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Jadi silahkan masuk ke direktori htdocs sesuai dimana lokasinya masing-masing.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Jika teman-teman menggunakan XAMPP, maka ketik :<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>windows<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:table --><\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>1<\/td>\n<td>cd C:\\XAMPP\/htdocs\/<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p><!-- \/wp:table --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>mac os\/os x<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:table --><\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>1<\/td>\n<td>cd \/Applications\/XAMPP\/xamppfiles\/htdocs\/<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p><!-- \/wp:table --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Kemudian ketikkan perintah berikut untuk menginstall laravel<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:table --><\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>1<\/td>\n<td>composer create-project &#8211;prefer-dist laravel\/laravel belajar_laravel<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p><!-- \/wp:table --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p id=\"caption-attachment-3336\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.malasngoding.com\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/cara-install-laravel.png\" alt=\"cara install laravel\" \/><\/p>\n<p id=\"caption-attachment-3336\">cara install laravel<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>dan tekan enter.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:list --><\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none\">\n<ul><!-- wp:list-item --><\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none\">\n<ul>\n<li>create-project : Perintah untuk membuat project baru<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><!-- \/wp:list-item --><\/p>\n<p><!-- wp:list-item --><\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none\">\n<ul>\n<li>\u2013prefer-dist : Untuk memerintahkan download laravel versi yang direkomendasikan atau versi yang stabil (terbaru).<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><!-- \/wp:list-item --><\/p>\n<p><!-- wp:list-item --><\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none\">\n<ul>\n<li>belajar_laravel : Nama project laravel yang ingin kita buat<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><!-- \/wp:list-item --><\/p>\n<p><!-- \/wp:list --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Pada contoh tutorial laravel ini kita akan membuat project laravel dengan nama \u201cbelajar_laravel\u201d. silahkan teman-teman sesuaikan apa nama project yang ingin teman-teman buat. tapi alangkah lebih bagusnya jika teman-teman buat saja degan nama belajar_laravel, agar saat teman-teman mengikuti seri tutorial laravel di malasngoding.com, menjadi lebih mudah.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Oke, proses downloadnya akan memakan waktu beberapa menit, tergantung koneksi internet yang teman-teman miliki.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Setelah selesai, maka tampilannya akan seperti berikut.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.malasngoding.com\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/pengertian-dan-cara-install-laravel.png\" alt=\"pengertian dan cara install laravel\" \/><\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>pengertian dan cara install laravel<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>dan sekarang kita sudah punya folder project \u201cbelajar_laravel\u201d dalam folder htdocs.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Kemudian sekarang kita masuk ke folder project kita, yaitu \u201cbelajar_laravel\u201d. jadi ketik lagi perintah berikut pada terminal\/command prompt nya.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:table --><\/p>\n<figure>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>1<\/td>\n<td>cd belajar_laravel<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p><!-- \/wp:table --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>dan ketik lagi<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:table --><\/p>\n<figure>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>1<\/td>\n<td>php artisan serve<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p><!-- \/wp:table --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.malasngoding.com\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/cara-menjalankan-project-laravel.png\" alt=\"cara menjalankan project laravel\" \/><\/p>\n<p>cara menjalankan project laravel<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Coba perhatikan gambar di atas, pada saat kita mengetikkan php artisan serve, dan tekan enter maka project \u201cbelajar_laravel\u201d akan dijalankan pada http:\/\/127.0.0.1:8000. yang arti nya server development laravel sudah di buat dan project kita sudah bisa kita akses pada localhost dengan menggunakan port 8000.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>terminal\/cmd nya jangan di stop dulu, Sekarang silahkan buka web browser teman-teman dan buka alamat berikut<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>localhost:8000<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>atau<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>127.0.0.1:8000<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Jika teman-teman melihat tampilan halaman laravel seperti berikut, maka tandanya kita telah berhasil menginstall laravel. dan sudah siap kita gunakan untuk mendeveloper atau membangun aplikasi menggunakan laravel.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.malasngoding.com\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/pengertian-dan-cara-instalasi-laravel.png\" alt=\"pengertian dan cara instalasi laravel\" \/><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>pengertian dan cara instalasi laravel<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Selamat, cara instalasi laravel telah selesai.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Atau karena kita menginstall laravel nya dalam folder htdocs (localhost), kita juga bisa menjalankan project laravel nya dengan langsung mengakses project kita melalui web browser dengan mengakses alamat<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:table --><\/p>\n<figure>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>1<\/td>\n<td>http:\/\/localhost\/belajar_laravel\/public<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p><!-- \/wp:table --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Jika teman-teman ingin membaca-baca panduan langsung dari laravel bisa baca di\u00a0<a href=\"https:\/\/laravel.com\/docs\/5.7\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">https:\/\/laravel.com\/docs\/5.7<\/a>.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian dan Cara Install Laravel Pengertian Laravel Laravel adalah sebuah framework PHP yang sangat populer saat ini. sama seperti halnya\u00a0codeigniter\u00a0jika teman-teman sudah pernah mendengar tentang codeigniter, laravel dan codeigniter sama-sama merupakan framework atau kerangka kerja PHP yang dibuat untuk mempermudah para developer atau programmer dalam membangun sistem\/aplikasi yang berukuran kecil, bahkan sampai sekala besar. Sampai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":1237,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[12,9],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.uts.ac.id\/jul\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1230"}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.uts.ac.id\/jul\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.uts.ac.id\/jul\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.uts.ac.id\/jul\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.uts.ac.id\/jul\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1230"}],"version-history":[{"count":12,"href":"https:\/\/blog.uts.ac.id\/jul\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1230\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2239,"href":"https:\/\/blog.uts.ac.id\/jul\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1230\/revisions\/2239"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.uts.ac.id\/jul\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1237"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.uts.ac.id\/jul\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1230"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.uts.ac.id\/jul\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1230"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.uts.ac.id\/jul\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1230"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}